Menulis Itu Membosankan Kalau…

“selamat sore semua untuk hari ini ibu/bapak akan memberikan tugas menulis pada kalian”, nah kata – kata itu pasti akan memancing kontroversi bagi pelajar khususnya untuk mereka yang tidak suka menulis, oleh karena itulah saya membuat artikel tentang betapa “membosankannya pekerjaan menulis kalau…” , tapi maaf bagi kawan semua tulisan ini bukan untuk menjelek – jelekan kegiatan menulis, ini juga bukan hoax,spam, atau apalah namanya, judul ini semata saya pilih agar teman – teman tertarik membacanya hehe…😀 . dengan tulisan ini saya ingin memberikan gambaran baru tentang menulis kepada teman – teman sekalian (sotoy mode : on) tidak ada maksud – maksud terselubung deh pokoknya, janji hehehe😀 .

seperti saya katakan diatas bahwa pekerjaan menulis bisa jadi sebuah pekerjaan yang amat sangat “membosankan” sekali jika dilakukan dengan beberapa faktor berikut :

  • MALAS MEMULAI

saat melakukan pekerjaan menulis masalah utama yang dihadapi oleh semua penulis adalah malas untuk memulainya, jujur dulu saya juga orang yang sangat malas menulis karena tidak adanya kemauan untuk memulai, jika dari awal kita sudah men-sugesti otak untuk tidak melakukannya maka sampai kapanpun tidak akan pernah kita lakukan. untuk pekerjaan menulis, walaupun kita memiliki berjuta ide tapi jika malas untuk menuliskannya maka jutaan ide tadi akan menjadi sia – sia, bahkan penulis paling brilian-pun juga tidak akan menghasilkan karya – karya besar jika malas untuk memulainya.

  • TIDAK PERCAYA DIRI

masalah ini sering terjadi pada penulis pemula (saya :P) , penulis yang baru memulai untuk menyukai pekerjaan menulis umumnya tidak percaya diri dengan hasil tulisannya, mereka cenderung takut tulisan yang mereka hasilkan jelek, ngga mutu, bosenin, dll, dll.. (ini sih benar2 saya, duh jadi curcol nih, malu deh hehe :P), masalah ini jika dibiarkan berlarut – larut maka akan mengacu pada sebab pertama.

  • TIDAK IKHLAS

bahkan saat menulis-pun kita membutuhkan keikhlasan dalam mengerjakannya, jika kita melakukannya sambil ngedumel (pada ngerti artinya kan??), atau malah lebih parah lagi sambil marah – marah, niscaya tulisan itu tidak akan memiliki daya tarik untuk dibaca orang lain, ingat tujuan menulis adalah untuk dibaca, baik bagi diri sendiri ataupun dipublikasikan ke blog pribadi misal. ketidakikhlasan dalam menulis juga memiliki contoh lain, mengharapkan pamrih atau hadiah misal, jika kita menulis hanya untuk mendapatkan hadiah pada sebuah kompetisi, kompetisi blog misalnya, atau untuk mengejar award maka sebagus apapun tulisan yang kita hasilkan tidak akan memuaskan batin karena menulis sebenarnya juga merupakan sarana untuk mengejar kepuasan batin.

  • TIDAK ADA IDE

ini juga merupakan salah satu masalah utama bagi para penulis baik penulis pemula maupun yang sudah expert, ada kalanya disaat keinginan kita untuk menulis sangat kuat tepat saat itu jugalah kita tidak memiliki ide, dalam keadaan seperti itulah sangat dibutuhkan keajaiban (lebay :D) untuk mendapatkan inspirasi yang tepat, inspirasi kadang hadir dari kondisi di sekeliling kita atau malah dari orang disekitar kita (tapi nulisnya jangan ngejelek – jelekin orang loh :P). tulisan yang dihasilkan saat mendapatkan inspirasi menurut saya merupakan tulisan paling jujur, karena saat itu kita belum sempat memberikan polesan – polesan yang kadang sedikit berlebihan agar tulisan menjadi lebih menarik untuk dibaca. tulisan jenis ini biasanya hanya muncul sesaat, dan jika saat itu tidak langsung kita tuliskan maka inspirasi untuk menulis tulisan tersebut akan hilang kedasar jurang tak berdasar (halah lebay banget bahasanya :D).

  • FACEBOOK, TWEETER, FRIENDSTER, DLL

pasti sudah tidak asing dengan icon disamping, tidak diragukan lagi situs – situs yang saya sebutkan diatas sudah sangat terkenal di dunia bahkan sudah menjadi trend yang akan menentukan seseorang ketinggalan zaman atau up to date. tapi penggunaan situs – situs itu secara berlebihan secara tidak langsung juga membuat orang untuk menulis, mereka lebih tertarik untuk seharian membuka situs tersebut daripada menulis (termasuk saya :P), tapi setelah dipikir lebih jauh, ternyata situs itu sebenarnya memberikan semua fasilitas yang diperlukan untuk menulis dan mempublikasikan hasil tulisan kita, selain itu juga memberikan fasilitas seperti flashgame sehingga jarang menimbulkan kebosanan (ini juga saya banget). yah sebanyak apapun positifnya pasti ada juga negatifnya.

nah sekarang apalagi yang membuat kita “bosan” pada kegiatan menulis, menurut saya sesudah alasan yang saya paparkan pasti masih banyak lagi pada individu – individu yang berbeda, dan sebagaimana ada yang membuat “bosan” tentu ada juga yang membuat “senang”, ibarat racun pasti ada penangkalnya, tua pasti pernah muda, sakit pasti ada obatnya (mati baru ngga ada obatnya) seperti itulah, maka saya akan membalik alasan – alasan diatas menjadi alasan untuk menyenangi kegiatan menulis.

seperti halnya pada alasan “MALAS MEMULAI” sebenarnya ini merupakan masalah vital yang paling mudah untuk diatasi, untuk mengatasinya kita tinggal melatih diri kita untuk menuliskan semua yang ada dalam pikiran kita sehingga otak kita akan terbiasa memberi sugesti untuk memulaikan sebuah tulisan.

untuk alasan “TIDAK PERCAYA DIRI”, yah untuk masalah tidak percaya diri pada hasil tulisan ini bisa dibilang masalah mental (bukan ngatai gila lo yah) tapi pada dasarnya minder merupakan penghambat sukses, saat SMP saya pernah mengalami masalah ini rasa minder ini muncul saat merasa diperhatikan semua orang (apalagi saat presentasi, huft racun banget deh tuh :D), cara saya mengatasinya adalah dengan berdiri didepan cermin dan memberi sugesti “untuk apa malu pada diri sendiri, ngga ada gunanya” dengan cara itu saya berhasil keluar dari masalah tidak percaya diri ini, jika kita sudah memupuk rasa percaya diri maka secara naluriah kita tidak akan merasa takut lagi untuk menulis, karena seperti saya katakan diatas, tujuan menulis adalah untuk dibaca baik bagi diri sendiri maupun dipublikasikan.

untuk masalah “TIDAK ADA IDE” saya tidak bisa memberi solusi apapun (maaf ya), karena ide itu datang dari dalam diri masing – masing, tapi saya pernah mendapatkan ide saat berpikir bagaimana jika saya satu – satunya manusia di dunia tapi ide itu malah membuat melantur kemana – mana (sial).

untuk masalah adanya situs – situs yang lebih menarik disimak, itu merupakan jalan lain bagi kita untuk memanfaatkannya, misal pada facebook, kita bisa memanfaatkan fungsi notes untuk menulis dan membagikannya pada teman – teman kita, bukankah lebih asyik untuk membahas hasil tulisan kita dengan teman – teman yang akan memberikan komentarnya, tapi ingat jika ada komentar yang sedikit memberi kesan bahwa tulisan kita kirang bagus, janganlah berkecil hati, kecewa, atau down yang berkepanjangan. jadikan komentar – komentar itu sebagai pemicu agar kita bisa menghasilkan karya tulisan yang lebih baik lagi kedepannya😀

nah teman – teman bagaimana dengan alasan yang membuat “menulis membosankan” setelah saya gambarkan dengan begitu simple cara untuk mengatasinya, saya harap teman – teman bisa mulai menyukai kegiatan menulis ini, karena bagaimanapun menulis merupakan pekerjaan yang berat pada awalnya tapi membuat ketagihan akhirnya hehe😛. saya rasa pandangan – pandangan saya tentang menulis cukup sekian, jika teman – teman memiliki pandangan lain tolong ditambahkan agar kita bisa sama – sama maju. amin..

2 Responses

  1. alo sob, ada award nih buat sobat. Diambil yach sob. Trims

    baca postingan w yg skrg y.

  2. wah setuju, emang klo lagi ngga ada mood pasti susah untuk mulai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: